DI 19, Sepatu (baruku) Asli Indonesia


Sepatu DI 19 dicoba adik saya, Candra Panggalih Rigen
Hari ini (7/10) pertama kali saya menggunakan sepatu baru. Sepatu kedua saya yang asli bikinan Indonesia. Baik dibuatnya (made in...) ataupun merk-nya. 

Yang pertama merk 'Black Master'. Sepatu handmade dari Bandung. Saya beli melalui online shop. Setelah dapat dan melihat kualitasnya. Lalu dalam hati saya berkata," kalau nanti mau beli sepatu lagi, kalau ada sepatu merek Indonesia yang bagus, saya akan beli walaupun harganya lebih mahal."

Sepatu yang kedua ini sangat istimewa. Merek-nya DI 19. Sama dengan sepatu yang dipakai Dahlan Iskan sehari-hari. Sudah lama saya menginginkan sepatu ini. Saya browsing-browsing di internet. Saya buka-buka mulai dari facebook, twitter, google, kaskus, tokobagus, dlsb untuk mencari info. Saya mencari-cari orang atau siapapun yang menjualnya. Baru pada bulan puasa kemarin, saya sempat kontak dengan orang yang bisa membantu. Tapi respon cukup lama. Saya maklum karena orang tersebut bekerja sebagai wartawan. 

Beberapa lama saya menunggu. Tiba-tiba tanggal 27 Agustus ada seorang Dahlanis (sebutan untuk pengagum Dahlan Iskan) dari Semarang yang posting di fanspage Dahlanis Jateng-DIY yang mengumumkan bagi siapa yang mau pesen sepatu DI 19 harap inbox atau hubungi dia. Langsung saja, tanpa pikir panjang saya langsung sms dia pada hari itu juga. Respon cepat tapi lagi-lagi saya harus menunggu untuk bisa mendapatkan sepatu ini. Karena harus ada 10 orang dulu baru bisa pesen. huh!

Baru minggu kemarin, hari rabu, pagi-pagi saat saya masih tertidur karena semalaman saya begadang nonton liga Champion antara Arsenal - Napoli sambil mata masih lengket saya mengangkat telepon. Saya mendapat kabar bahwa sepatu DI 19 sudah ada. Alhamdulillah penantian panjang saya berujung juga :)

Lalu saya minta no. rekeningnya untuk segera transfer uang sesuai harga sepatu DI 19, yaitu 300 ribu ditambah ongkos kirim. Sambil menunggu sms balesan, saya hubungi teman-teman yang punya no. rekening. Ada yang tidak punya, ada yang punya tapi saldo kurang, ada yang punya tapi ATM sedang rusak, dan rekening saya sendiri sudah tidak aktif lagi, saldo punya saya sudah habis.

Saya berinisiatif untuk buka rekening baru. Sekalian saja nanti bisa untuk menabung lagi. Lalu saya pergi ke Bank BRI dekat kos. Di sana saya tanya kepada satpam mengenai syarat-syarat untuk membuat tabungan baru dengan KTP Sragen. Ternyata saya harus menyediakan kartu Mahasiswa. Kebetulan pada saat itu, kartu mahasiswa saya dibawa teman digunakan untuk syarat dekan cup di kampus. Terpaksa saya kembali ke kosan. Baru sehabis dhuhur saya mendapatkan karmas, langsung saya pergi ke bank BRI lagi. Pukul 3 sore rekening baru saya sudah jadi. Alhamdulillah. Saya pulang ke kosan. Saya sms mengingatkan no. rekening ternyata belum dikirim. Habis isya' baru no rekening dikirim. Saya putuskan untuk transfer uangnya besok pagi. Pastinya sudah bilang sebelumnya. Dan sepatu DI 19 saya baru dipaketkan via TIKI dari Semarang. Saat dihubungi pilih paket 4-5 hari atau 2-3 hari saya pilih paket yang paling cepat. Dan benar pada hari jumat dikirim dari Semarang, hari sabtu siang sudah sampai ke rumah saya :)

Perasaan saya sangat senang saat sepatu ini tiba di rumah. Saat pak kurir TIKI sampai rumah saya sedang menonton tv bareng adik saya yang paling kecil. Paket langsung saya bawa masuk. Saya buka bareng adik. Tidak sabar untuk mencoba, adik saya yang masih usia 4 tahun tidak mau mengalah. Sedikit terpaksa, saya mempersilakan adik mencoba duluan. Padalah sangat kegedhean. haha

Dan hari ini adalah hari pertama saya memakai sepatu DI 19 secara resmi. Saya pakai ke Solo. Saya pakai ke kampus. Agak aneh rasanya. Rasa yang tidak biasa saat pertama menggunakan sepatu baru. Jenis sepatu yang belum pernah saya pakai sebelumnya. Sepatu yang paling tinggi di antara sepatu-sepatu saya yang lama. Sepatu running. Sepatu kets. Kaki saya cukup asing dengan sepatu jenis sport ini. Walaupun sudah biasa menggunakan sepatu futsal tapi menggunakan sepatu kets untuk sehari-hari saya kira baru kali ini. Tapi saya bahagia :)))

Benar kata Dahlan Iskan, sepatu ini sangat nyaman. Dahlan Iskan saja berani menyamakan sepatu ini dengan sepatu lamanya yang merek Amerika. Saat sepatu ini baru diproduksi sekali untuk Dahlan Iskan sendiri, sepatu lamanya yang merek Amerika dilempar jauh. Dahlan tidak akan memakai sepatu produksi luar negeri lagi. Dahlan Iskan akan selalu memakai sepatu produk Indonesia. Demi Indonesia! (jh)
Ilustrasi Dahlan Iskan dan Sepatu DI 19
sumber: google.com

Up