| sumber: indonesia.liverpoolfc.com |
MATCH DAY ke-7 Barclays Liga Inggris. Malam ini Liverpool menang. Main
di kandang, di stadion yang terkenal angker, stadion kebanggaan “Anfield
Stadium”. Pertandingan malam ini Liverpool melawan Crystal Palace. Hasil akhir
pertandingan: 3-1. Tiga gol liverpool semua dicetak pada babak pertama, berturut-turut:
Suarez, Sturridge, Gerrad. Sedangkan Crystal Palace baru bikin gol pada babak
kedua melalui tendangan bebas. Saya pun senang. Saya ini liverpuldian. Liverpuldian
adalah sebutan untuk pendukung liverpool. Crystal Palace adalah salah satu tim
promosi musim ini. Dua yang lain adalah Hull City dan Cardiff City.
Saya senang karena minimal malam ini
liverpool kembali berada di puncak klasemen. Berada di atas Arsenal dengan hanya
selisih 1 poin. Arsenal sendiri baru akan bermain besok. Meskipun target utama
liverpool musim ini bukan untuk menjadi juara. Tapi berusaha tetap berada di
papan atas adalah cara terbaik berada di zona champion pada akhir musim.
Pada awal babak pertama saya
sebenarnya khawatir. Bukan khawatir jika liverpool akan kalah. Sebaliknya saya
khawatir jika liverpool menang dengan jumlah gol yang membabi buta. Karena 3
gol berturut-turut dicetak pada babak pertama dengan waktu yang tidak terlalu
lama. Saya kurang suka dengan klub yang sering menang telak. Misal: 5 gol tanpa
balas. Saya kurang suka dengan pertandingan yang terlalu tidak imbang. Dan untunglah
liverpool tidak seperti yang saya khawatirkan. Minimal untuk malam ini.
Saya menyukai liverpool karena
banyak faktor. Semakin mendalami klub kota pelabuhan ini semakin banyak lagi
faktor yang membuat saya makin suka. Inilah klub yang punya sejarah panjang
dalam sepak bola Inggris. Bersaing sepanjang masa dengan Manchester United
dalam perolehan gelar. Persaingan Liverpool dan Manchester United seperti
persaingan Barcelona dan Real Madrid di Spanyol. Setiap kedua klub bertanding
atmosfirnya sangat berbeda. Sangat menarik hingga menarik semua pecinta sepak
bola seantero dunia. Memenuhi headline media-media di dunia.
Saya mulai menyukai liverpool
bukan disaat klub ini sedang berjaya. Sebaliknya, saat klub ini sedang
terpuruk. Puasa gelar yang sangat lama yang belum kunjung berbuka. Saya justru
mendukung. Saya suka semangat bangkit dari klub. Saya suka dengan dukungan
liverpuldian. Iya, inilah klub dengan pendukung terbaik dan paling setia di
dunia. Klub ini tidak dibangun oleh pemain-pemain hebat yang sudah matang. Titik
kuat dari klub ini justru karena rasa kekeluargaan yang diciptakan oleh semua
elemen yang berada dalam klub dan juga supporter. Saya terkesima dengan semua
ini.
Saya optimis dengan liverpool ke
depan. Pelatih yang tepat, Brendan Rogers. Saya menyukai pelatih ini. Menyukai eksperimen.
Menyukai pemain muda dan pemain lokal. Membeli pemain secara efisien dan
efektif. Saya yakin liverpool di bawah asuhan Brendan Rogers akan memenangkan
banyak gelar. Saya yakin bersama Brendan Rogers liverpool akan kembali ke masa
jaya. Semoga J
Selamat malam para liverpuldian. Selamat
malam pecinta sepak bola. Selamat malam pecinta baca. Salam. You'll Never Walk Alone. (jh)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar